Monday, June 30, 2014

Belajar Tajwid Al-Quran (23) Lagi tanda-tanda waqaf:


Lagi tanda-tanda waqaf:

5. tanda sad ( ﺹ )
Waqaf Murakhkhas, menunjukkan bahwa lebih baik untuk tidak berhenti namun diperbolehkan berhenti saat darurat tanpa mengubah makna.

Perbedaan antara hukum tanda zha dan sad adalah pada fungsinya, dalam kata lain lebih diperbolehkan berhenti pada waqaf sad

6. tanda sad-lam-ya’ ( ﺻﻠﮯ )
singkatan dari “Al-washl Awlaa” yang bermakna “wasal atau meneruskan bacaan adalah lebih baik”, maka dari itu meneruskan bacaan tanpa mewaqafkannya adalah lebih baik;

7. tanda qaf ( ﻕ )
singkatan dari “Qiila alayhil waqf” yang bermakna “telah dinyatakan boleh berhenti pada wakaf sebelumnya”, maka dari itu lebih baik meneruskan bacaan walaupun boleh diwaqafkan

8. tanda sad-lam ( ﺼﻞ )
singkatan dari “Qad yuushalu” yang bermakna “kadang kala boleh diwasalkan”, maka dari itu lebih baik berhenti walau kadang kala boleh diwasalkan

9. tanda Qif ( ﻗﻴﻒ )
berhenti! yakni lebih diutamakan untuk berhenti. Tanda tersebut biasanya muncul pada kalimat yang biasanya pembaca akan meneruskannya tanpa berhenti

10. tanda sin ( س ) atau tanda Saktah ( ﺳﮑﺘﻪ )
berhenti seketika tanpa mengambil napas.
Dengan kata lain, pembaca haruslah berhenti seketika tanpa mengambil napas baru untuk meneruskan bacaan

Sumber:
http://belajarmembacaalquran.com/
(Moga pengusahanya mendapat rahmat dari Allah swt))

MOHON BETULKAN KAMI JIKA TERSILAP

Monday, June 23, 2014

Belajar Tajwid Al-Quran (22) Lagi tanda-tanda waqaf


Lagi tanda-tanda waqaf:

1. Tanda mim ( مـ )
disebut juga dengan Waqaf Lazim. yaitu berhenti di akhir kalimat sempurna.

Wakaf Lazim disebut juga Wakaf Taamm (sempurna) karena wakaf terjadi setelah kalimat sempurna dan tidak ada kaitan lagi dengan kalimat sesudahnya.

Tanda mim ( م ), memiliki kemiripan dengan tanda tajwid iqlab, namun sangat jauh berbeda dengan fungsi dan maksudnya;

2. tanda tho ( ﻁ )
tanda Waqaf Mutlaq dan haruslah berhenti.

3.tanda jim ( ﺝ )
Waqaf Jaiz. Lebih baik berhenti seketika di sini walaupun diperbolehkan juga untuk tidak berhenti.

4. tanda zha ( ﻇ )
lebih baik tidak berhenti

Sumber:
http://belajarmembacaalquran.com/
(Moga pengusahanya mendapat rahmat dari Allah swt))

MOHON BETULKAN KAMI JIKA TERSILAP

Monday, June 16, 2014

Belajar Tajwid Al-Quran (21) Waqaf


I. Waqaf (وقف)

Waqaf
dari sudut bahasa ialah berhenti atau menahan,
dari sudut istilah tajwid ialah menghentikan bacaan sejenak dengan memutuskan suara di akhir perkataan untuk bernafas dengan niat ingin menyambungkan kembali bacaan.

Terdapat empat jenis waqaf yaitu:

waqaf sempurna- ﺗﺂﻡّ (taamm)
Mewaqafkan atau memberhentikan pada suatu bacaan yang dibaca secara sempurna, tidak memutuskan di tengah-tengah ayat atau bacaan, dan tidak mempengaruhi arti dan makna dari bacaan karena tidak memiliki kaitan dengan bacaan atau ayat yang sebelumnya maupun yang sesudahnya

waqaf memadai- ﻛﺎﻒ (kaaf)
Mewaqafkan atau memberhentikan pada suatu bacaan secara sempurna, tidak memutuskan di tengah-tengah ayat atau bacaan, namun ayat tersebut masih berkaitan makna dan arti dari ayat sesudahnya

waqaf baik- ﺣﺴﻦ (Hasan)
Mewaqafkan bacaan atau ayat tanpa mempengaruhi makna atau arti, namun bacaan tersebut masih berkaitan dengan bacaan sesudahnya

waqaf buruk- ﻗﺒﻴﺢ (Qabiih)
Mewaqafkan atau memberhentikan bacaan secara tidak sempurna atau memberhentikan bacaan di tengah-tengah ayat, wakaf ini harus dihindari karena bacaan yang diwaqafkan masih berkaitan lafaz dan maknanya dengan bacaan yang lain.

Sumber:
http://belajarmembacaalquran.com/
(Moga pengusahanya mendapat rahmat dari Allah swt))

MOHON BETULKAN KAMI JIKA TERSILAP

Monday, June 9, 2014

Belajar Tajwid Al-Quran (20) Qalqalah


H. Qalqalah

Qalqalah (ﻗﻠﻘﻠﻪ) adalah bacaan pada huruf-huruf qalqalah dengan bunyi seakan-akan berdetik atau memantul.

Huruf qalqalah ada lima yaitu
qaf (ق),
tha (ط),
ba’ (ب),
jim (ج), dan
dal (د).

Qalqalah terbagi menjadi dua jenis:

- Qalqalah kecil
Salah satu daripada huruf qalqalah itu berbaris mati dan baris matinya adalah asli karena harakat sukun dan bukan karena waqaf.

Contoh: ﻴَﻄْﻤَﻌُﻮﻥَ, ﻴَﺪْﻋُﻮﻥَ

- Qalqalah besar
Salah satu daripada huruf qalqalah itu dimatikan karena waqaf atau berhenti. Dalam keadaan ini, qalqalah dilakukan apabila bacaan diwaqafkan tetapi tidak diqalqalahkan apabila bacaan diteruskan.

Contoh: ٱﻟْﻔَﻟَﻖِ, ﻋَﻟَﻖٍ

Monday, June 2, 2014

Belajar Tajwid Al-Quran (19) Hukum ra’


G. Hukum ra’

Hukum ra’ adalah hukum bagaimana membunyikan huruf ra’ dalam bacaan.

Terdapat tiga cara yaitu
kasar atau tebal,
halus atau tipis,
dikasarkan dan ditipiskan.

Bacaan ra’ harus dikasarkan apabila:

1. Setiap ra’ yang berharakat atas atau fathah.
Contoh: ﺭَﺑﱢﻨَﺎ

2. Setiap ra’ yang berbaris mati atau berharakat sukun dan huruf sebelumnya berbaris atas atau fathah.
Contoh: ﻭَﺍﻻَﺭْﺽ

3. Ra’ berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah atau kasrah.
Contoh: ٱﺭْﺟِﻌُﻮْﺍ

4. Ra’ berbaris mati dan sebelumnya huruf yang berbaris bawah atau kasrah tetapi ra’ tadi berjumpa dengan huruf isti’la’.

Contoh: ﻣِﺮْﺻَﺎﺪ

Bacaan ra’ yang ditipiskan adalah apabila:

1. Setiap ra’ yang berbaris bawah atau kasrah.
Contoh: ﺭِﺟَﺎﻝٌ

2. Setiap ra’ yang sebelumnya terdapat mad lain
Contoh: ﺧَﻴْﺮٌ

3. Ra’ mati yang sebelumnya juga huruf berbaris bawah atau kasrah tetapi tidak berjumpa dengan huruf isti’la’.
Contoh: ﻓِﺮْﻋَﻮﻦَ

Bacaan ra’ yang harus dikasarkan dan ditipiskan adalah apabila setiap ra’ yang berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah dan kemudian berjumpa dengan salah satu huruf isti’la’.
Contoh: ﻓِﺮْﻕ
Isti’la’ (ﺍﺳﺘﻌﻼ ﺀ): terdapat tujuh huruf yaitu
kha’ (خ),
sod (ص),
dhad (ض),
tha (ط),
qaf (ق), dan
zha (ظ).

Sumber:
http://belajarmembacaalquran.com/
(Moga pengusahanya mendapat rahmat dari Allah swt))

MOHON BETULKAN KAMI JIKA TERSILAP

Wednesday, May 28, 2014

Popular Posts 28.5.2014

  1. Terdapat 27 kesalahan dalam bacaan al-fatihah kita. Mari kita perbetulkan bacaan al-Fatihah kita. Sumber: [http://dlabellaz.blogspot.com/...
  2. LAPORAN AKTIVITI  OKTOBER 2012 MASJID AN-NUR KG. KETAPANG HILIR Nama Program Program Bicara Ilmu Mukim Pekan 1 Tarikh Diadakan 13/10/2012 (...
  3.  01. Dari ‘Aisyah ra., "Aku tidak lihat Rasulullah saw. selepas solat melainkan baginda meminta perlindungan daripada azab kubur”. (...
  4. Tarikh 23 April telah dipilih sebagai hari Sambutan Hari Buku dan Hakcipta Sedunia. tarikh ini telah dipilih oleh Pertubuhan Pendidikan, s...
  5.  01. Al-Quran adalah Kitabullah terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w. Al-Quran adalah senjata yang penuh dengan rahmat, ia...
  6. Nama Program Program Bicara Ilmu Mukim Pekan 1 Tarikh Diadakan 13/10/2012 ( Sabtu ) 8.30 malam-11.00 malam TempatDiadakan Perkaranga...
  7. MISI Menjadi sebuah institusi utama dan terpenting dalam memimpin, memandu dan membangunkan umat khususnya daripada aspek ibadah, keilmuan, ...
  8.  01. Pucuk paku di dalam perahu, Perahunya datang dari seberang, Carilah AKU di dalam AKU, AKU ada di dalam terang... ..  02. BISM...
  9. KETUA: HJ MOHAMAD NOR BIN AB RAHMAN             PENOLONG: EN AYOB BIN ABDULLAH SKOP TUGASAN Memantau Tugas-Tugas Tukang Kebun               ...
  10. Ceramah sempena Maulidur rasul disampaikan oleh penceramah jemputan khas Al fadhil Ustaz Hamdan Yusi b. Yusof.  01. Wahai sekalian saud...

Monday, May 26, 2014

Belajar Tajwid Al-Quran (18) Hukum mad


F. Hukum mad

Mad yang artinya yaitu melanjutkan atau melebihkan.

Dari segi istilah Ulama tajwid dan ahli bacaan, mad bermakna memanjangkan suara dengan lanjutan menurut kedudukan salah satu dari huruf mad.

Terdapat dua bagian mad, yaitu
mad asli dan mad far’i.

Terdapat tiga huruf mad yaitu
alif,
wau, dan
ya’

huruf tersebut haruslah berbaris mati atau saktah.

Panjang pendeknya bacaan mad diukur dengan menggunakan harakat.